Berita Sekolah

Kuatkan Keimanan dan Eratkan Persaudaraan Agar Ramadhan Semakin Berkah

183views

Alhamdulillahi Rabbal’alamiin..Segala puji hanya bagi Allah Swt dan shalawat serta salam semoga selalu tercurahkan kepada Baginda Rasulullah Saw. Rangkaian Kegiatan Pesantren Ramadhan, School Zone, Buka Bersama dan Shalat Tarawih keluarga besar SMA Negeri 3 Yogyakarta telah dilaksanakan pada hari Kamis, 23 Mei 2019, mulai pukul 07.30-20.30 WIB. Acara demi acara berlangsung dengan lancar tanpa halangan suatu apapun. Berkat kerjasama dan kerja keras panitia dalam mempersiapkan kegiatan ini, seluruh acara pun dapat terlaksana dengan tertib.

Pembukaan Pesantren Ramadhan dipimpin langsung oleh Kepala SMA Negeri 3 Yogyakarta, Bapak Drs. Maman Surakhman, M.Pd.I. di Ruang Argabagya yang berdiri gagah di sebelah barat gedung sekolah. Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang merdu dari Ibu Tri Khotimah Sholihah, M.Pd.I pun turut menjadi pembuka kegiatan ini. Seluruh peserta didik yang dijadwalkan mengikuti PAT susulan juga dengan penuh rasa antusias mengikuti kegiatan Pesantren Ramadhan. Nuansa bulan Ramadhan yang sudah memasuki pertengahan menuju akhir sangat terasa selama rangkaian kegiatan dilaksanakan.

Bagi peserta didik muslim, ada dua acara inti pada kegiatan Pesantren Ramadhan yaitu Penguatan Aqidah dan Membangun Akhlak. Materi Aqidah disampaikan oleh Ustadz Muhammad Wiharto, S.Sy., S.Pd.I, M.A. dengan mengusung tema “Menggali Khasanah Turots Islam menuju Generasi Unggul”. Diawali dengan Tilawah Al-Qur’an kemudian dilanjutkan menonton video motivasi bersama tentang keputusan yang bijak ketika menghadapi persoalan sebagai bentuk penguatan Aqidah manusia. Penyampaian yang sangat menarik tentang Trilogi Ajaran Islam: Islam, Iman, dan Ihsan serta Hakikat Manusia sebagai ‘Abdullah dan Khalifatullah menambah ilmu dan pemahaman khususnya bagi para peserta didik. Pada intinya, berkaitan dengan penguatan aqidah adalah bahwa agama Islam itu agama fitrah yang menjaga kesucian manusia. Putra-putri Padmanaba, sebagai generasi Z Pascamillenial, harus sukses tanpa melupakan Sang Pemberi Kesuksesan. Begitupun dengan kita, harus selalu percaya kepada Allah dan menjadikan-Nya selalu di hati kita.

Sebelum memasuki acara inti yang kedua, peserta didik dipimpin oleh Ustadz Wiharto melaksanakan Sholat Dhuha dan membaca Al-Ma’surat bersama-sama. Selanjutnya, materi Akhlak disampaikan oleh Tim Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai bagian dari program “Penyuluh Sosial Goes to School” dalam kegiatan Pesantren Ramadhan di SMA Negeri 3 Yogyakarta. Pembukaan acara yang sangat luar biasa. Dengan sejumlah permainan baik individu maupun kelompok, berhasil memacu semangat peserta didik setelah mulai jenuh karena hanya duduk dan mendengarkan ceramah. Materi “Akhlakul Karimah” yang disampaikan menjelaskan perilaku menghindari bullying di sekolah serta bahaya pornografi dan Narkoba bagi masa depan generasi bangsa. Di tengah-tengah acara, peserta didik diberi kesempatan untuk menampilkan Role Play yang sangat menghibur bagi seluruh peserta. Keseruan ini terus berlanjut hingga dibagikannya kertas “Janji Hati” oleh narasumber Heru Cahyo Romadhon, S.Tr.Sos sebagai bentuk komitmen peserta didik untuk berjanji tidak akan melakukan bullying, pornografi, menggunakan Narkoba, dan menjauhi segala perilaku tercela lainnya.

Sementara itu, bagi peserta didik non muslim pun juga ada kegiatan pembinaan keimanan masing-masing. Pembinaan Keimanan Agama Katholik dipimpin langsung oleh Bapak Teguh Sarwono, S.Pd. di Ruang Bangsal. Kegiatan ini diikuti sebanyak 40 peserta didik yang terdiri dari kelas X dan XI, mulai pukul 08.00-12.00 WIB. Kegiatan ini terbagi dalam dua sesi, yaitu sesi Ibadah Sabda dilanjutkna sesi Sharing dan Evaluasi. Tema Pembinaan Keagamaan Agama Katholik adalah “100% Katholik 100% Padmanaba”. Mengapa tema ini yang dipilih? Supaya peserta didik yang beragama Katholik memiliki iman yang kuat (penguatan internal) dan kemudian mewujudkan keimanan tersebut dengan memperhatikan kondisi sekitar dan berkontribusi dalam masyarakat sekolah (penguatan eksternal). Pesan yang disampaikan oleh Bapak Teguh Sarwono adalah “Setiap peserta didik harus mampu menghayati diri sebagai umat Katholik dan warga Padmanaba, untuk selanjutnya bisa mewariskan kepedulian sosial dan kepedulian lingkungan bagi generasi berikutnya.” Tentu saja kegiatan ini juga diselingi dengan games seru sehingga peserta didik tidak bosan berdiskusi di dalam ruangan.

Tidak berbeda jauh dengan kegiatan pembinaan keimanan agama Katholik, peserta didik yang beragama Kristen pun turut mengikuti Dinamika Pesantren Ramadhan. Kegiatannya juga terbagi dalam dua sesi, sesi pertama kegiatan ibadah kebaktian dan sesi kedua diskusi bertema “Character Building: membangun Remaja Kristiani di Tengah-Tengah Masyarakat”. Dalam diskusi tersebut dibahas bersama kajian tentang pendidikan seks, love, dating, dan game online yang memang saat ini sudah menjadi budaya yang tak terpisahkan dari para remaja generasi millenial. Kegiatan pembinaan keimanan agama Kristen dilaksanakan di ruang AVA dan didampingi langsung oleh Ibu Dra. Lies Indriya Handayani dan Bapak Levi Mendrova, S.Th.

Satu lagi, kegiatan pembinaan keimanan agama Hindu atau Ketaqwaan PHD dilaksanakan di ruang agama Hindu dan dipimpin oleh Bapak I. Wayan Suarsana. Pada kesempatan kali ini beliau menyampaikan pesan-pesan kepada para peserta didik untuk berusaha maksimal mencapai keberhasilan dan kebahagiaan hidup. Kegiatan sharing dan tanya-jawab menjadi menarik karena yang dibahas adalah apa yang dialami langsung oleh para peserta didik di sekolah, sehingga mereka benar-benar dapat merasakan dan menghayatinya. Bapak Wayan dalam ceramahnya menyampaikan, “Penting bagi setiap manusia untuk selalu bersyukur dan menjalankan ajaran agama dengan baik dan benar serta berusaha mengendalikan diri guna mencapai keberhasilan. Selain itu, menjalin hubungan yang harmonis dengan sesama siswa, guru, pegawai, dan seluruh warga sekolah juga memiliki peran yang sangat besar untuk mencapai keberhasilan dan kebahagiaan hidup”. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta didik yang beragama Hindu mampu meningkatkan rasa bersyukurnya sebagai bentuk keimanan dan membaur dengan masyarakat di lingkungan sekitarnya.

Setelah acara inti pembinaan keagamaan selesai, peserta didik muslim melangsungkan kegiatan sholat Dzuhur berjamaah di Masjid An-Nur SMA Negeri 3 Yogyakarta kemudian seluruh peserta didik menuju Lapangan Tengah sekolah untuk mengikuti kegiatan Penutupan Mentoring dan pemberian “Award” bagi sejumlah peserta didik yang memenuhi kriteria tertentu. Kegiatan ini dipandu langsung oleh beberapa Alumni Padmanaba #72.

Selama persiapan off air, peserta didik tetap berada di Lapangan Tengah untuk mengikuti kegiatan pengenalan RDS atau Ramadhan di Sekolah 1440 H yang disampaikan oleh Tim Farohis Yogyakarta. Setelah itu, memasuki kegiatan School Zone dan on air radio Manajemen Qalbu (MQ) FM dari AMIKOM Yogyakarta dengan jargon “Luaskan Zonamu, Ekspresikan Dirimu”.

Pada kegiatan School Zone ini, ada dua narasumber dan juga beberapa bintang tamu yang ikut memeriahkan acara. Penampilan dari Javas, Fariza dan Hariza yang diselingi dengan penampilan salah satu peserta didik cukup menyemarakkan kegiatan Dinamika Pesantren Ramadhan. Rektor AMIKOM Yogyakarta, Bapak Prof. Dr. M. Suyanto, M.M. dalam acara ini menyampaikan motivasi dan inspirasi untuk berani bermimpi. Beliau menceritakan pengalaman dan perjuangannya di masa lalu untuk diambil hikmahnya bagi para pendengar. Closing statement beliau pada sore yang cerah ini adalah “Dalam menggapai mimpi harus kerja keras dan berdoa, disertai tawakal. Karena Allah Swt menyukai orang-orang yang bertawakal.” Melengkapi apa yang telah beliau sampaikan, narasumber kedua yaitu Bapak Erik Hadi Saputra turut berpesan bahwa “Salah satu bentuk suksesnya seseorang adalah ketaqwaan, karena ia dalam keadaan senang maupun sedih tetap mau berbagi dan tidak menyesal berbuat kebaikan.”

Belum berhenti sampai disini, rangkaian kegiatan Dinamika Pesantren Ramadhan masih berlanjut. Menjelang waktu Maghrib, peserta didik menuju ruang kelas masing-masing untuk buka puasa bersama. Begitu pula dengan Bapak-Ibu Guru dan Karyawan serta Crew dari MQ FM AMIKOM Yogyakarta. Dilanjutkan dengan sholat Maghrib berjamaah dan persiapan menunggu waktu Isya’.
Setelah menunaikan sholat Isya’ di Masjid An-Nur SMA Negeri 3 Yogyakarta, diisi kultum oleh Ustadz Khotim Hanifudin Najib. Beliau menyampaikan mauidzoh hasanah tentang Beberapa Tipe Orang Berpuasa di Bulan Ramadhan. Sesungguhnya puasa itu tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan amarah, ghibah, berkata dusta dan hal-hal keburukan kecil yang sering tidak disadari dilakukan oleh manusia. Selanjutnya dilaksanakan sholat Tarawih berjamaah, dan acara Dinamika Pesantren Ramadhan ini ditutup dengan doa. Semoga apa yang telah kita pelajari selama mengikuti kegiatan Dinamika Pesantren Ramadhan ini menjadi ilmu yang bermanfaat dan dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan baik. Insya Allah.

 

 

Salam,
Annisa Mayasari, S.Pd.
(@annisachann)

Leave a Response